#JelajahRasaPersia: Perkara Lipstik di Makam Suci

“Masjid ini untuk semua muslim. Anda muslim. Jadi, tentu saja Anda boleh salat di dalam sini.”

Saya dan Trinzi menunggu dengan sabar di pintu gerbang melengkung berornamen mosaik motif Persia berwarna biru-putih-keemasan. Tak lama menunggu, seorang gadis berperawakan berisi menghampiri kami. Gadis ini mengenakan chador hitam menutupi seluruh tubuhnya, kecuali bagian wajah dan tangan. Di pintu gerbang makam suci memang tertera pengumuman, para turis harap menunggu sebentar, akan ada guide khusus yang akan mengantarkan semua turis masuk ke dalam, serta membawakan chador bagi turis perempuan. Free. Continue reading “#JelajahRasaPersia: Perkara Lipstik di Makam Suci”

#JelajahRasaPersia: Pak Muhammad dan Remah Roti

Daerah ini gurun gersang. Air dan makanan sangat langka. Biji-bijian, roti, serta air tadi saya persembahkan untuk burung-burung di sini. Dalam Islam yang saya percayai, kita diharuskan untuk menyayangi sesama.

Saya cuma tahu, namanya Muhammad. Entah Muhammad siapa, secara pemilik nama Muhammad di Iran begitu banyaknya. Profesinya, sopir taksi. Bisa Bahasa Inggris, sedikit. Continue reading “#JelajahRasaPersia: Pak Muhammad dan Remah Roti”

Ibu Introvert vs Ekstrovert, dan Rasa Bahagia

Menjadi ibu adalah peran yang sangat berat dan melelahkan. Proses interaksi dan komunikasi berjalan nonstop. Rutinitas bisa membuat seorang ibu lupa untuk bahagia.

introvert
Menikmati kesendirian, mengumpulkan energi.

Continue reading “Ibu Introvert vs Ekstrovert, dan Rasa Bahagia”